Majalah Inspirasi BSI

Indonesia Belum Merdeka

kartun-orang-merdeka-merah1

Majalahinspirasi.net – Di jalan-jalan mulai di semarakkan dengan pernak-pernik bendera Merah Putih, ucapan Dirgahayu untuk Republik, bahkan sarana dan prasarana permainan untuk memeriahkan HARLAH Indonedia ke-72 sudah digelar . Wajar – wajar saja bangsa bersuka cita untuk kegiatan seremonial tahunan ini sebagai perayaan Kemerdekaan Bangsa dari belenggu kolonialisme yg sudah terlepas sejak lama. Namun dari paradigma yang berbeda, apakah Kemerdekaan yang di rasakan saat ini sepenuhnya bisa di sebut Kemerdekaan? Ataukah hanya Kemerdekaan atributif yang menipu?

Jika kita mengacu kepada Preambule UUD 45 dan mengkomparisikan dengan dinamika saat ini, tentunya Kemerdekaan ini hanyalah Kemerdekaan setengah tiang. Bagaimana tidak? Steatmen Bangsa telah menyatakan:
“kemerdekaan Indonesia telah sampai kepada pintu gerbang Kemerdekaan yg merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.”
Sungguh ironis bukan? jika melihat Bangsa kita sekarang ini yg jauh dari kata adil, dan makmur.
Menurut badan pusat statistik maret 2017, angka kemiskinan Indonesia menyentuh 27,77 juta jiwa. Ini adalah bukti betapa bobroknya birokrasi Ibu Pertiwi.

Jika merdeka secara lahiriah memang jawabannya adalah “Iya,” namun jika merdeka secara non batiniah jawabannya adalah “tidak!”
kita masih terjajah, dari sektor Politik, difusi Budaya, Agama, dan Ekonomi.
Ini persoalan yg bukan hal sepele, “the New Kolonialism” harus ditolak secara tegas, agar menjadi Bangsa yang berdikari, adil, dan sentausa. Birokrasi harus di tegakkan dengan berdaulat kepada Rakyat. Sumber Daya Alam harus di kelola dengan preporsioanal, bukan untuk individu atau golongan, melainkan misi yang harus berorientasi kepada Masyarakat jelata yg paceklik dalam kekayaan alamnya sendiri.
Satu-satu jalan keluar dari semua itu adalah Pemimpinnya. Presiden harus menjadi patriot dan mempunyai karakter 45. Proklamator bangsa.
“Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkahpun.” (ir.Sukarno)

 

(ERFN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Majalahinspirasi.net adalah hasil karya dari Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Inspirasi BSI. Sekaligus sebagai pusat informasi Mahasiswa BSI.

Jalan Kayu Jati V No. 2, Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Call: 08121947322
Email: info@majalahinspirasi.net