Majalah Inspirasi BSI

Hancurnya Penjara Terkuat

 

“Hiahhahahah” tawa itu terus terulang seakan tidak ada hentinya.

Penjaga yang sedang bertugas menghampiri sell joker.

“Tengteng” (pukul penjaga sell joker)

“gak ada yang lucu disini, Berhenti tertawa” dengan nada tinggi penjaga mengucapkannya

Joker dari kegelapan sell menghampiri tepi sell dan berbisik kepada 2 penjaga.

“Sttttt .. bisa kah kau tidak keras-keras mengucapkannya penjaga???”

Mendengar ucapan joker, suasana hening sejenak.

“berani sama kita hah?? Disini gua bisa aja yah masuk dan mukulin elu?”

“Hihihi (tertawa kecil) Sudah ku katakan jangan keras-keras berbiacara pak kumis, hei kau anak muda nan lugu. Bisakah kau menaikan volume radio itu??? (Sambil menunjuk radio)”

“Saasssaasaya??” (Dengan tubuh yang gemetar ia berucap)

“Reza, (nada bentakan) Kan gua udah bilang jangan takut sama badut gila. Kalo elu mau lama di penjara 1001 ini lu harus berani menangani penjahat kelas kakap seperti dia. Buang cita-cita lu jd kepala penjara di lapas ini kalo lu masih takut.”

“hentikan bentakan mu pak dia masih belajar, wajar sikapnya seperti itu. Nanti juga akan hilang dengan sendirinya Hiahahaha”

“Diem lu bangsat”

“Uhhh Kasar sekali ucapan mu pak kumis (dengan wajah senyumnya joker berbicara).”

“Anjiing …”

Pak kumis tak tahan dengan ucapan joker, akhirnya pria berkulit hitam itu mengeluarkan kunci bermaksud masuk kedala sell …

“Krek” (suara memasukan kunci tahanan)

“Pakk pak sudah jangan masuk kedalam sell. Lagipula dia hanya ingin mendengarkan radio, biar saya yang membesarkan volumenya. Bapak keatas saja karena sebentar lagi adzan magrib, silahkan pak (sambil menunjukan jempolnya ke arah lift)”

“Yaudah lu awasin tuh badut, gua mau istirahat di level teratas, gerah berada seharian di level 3 kaya gini”

Pak kumis pegih ke arah lift yang ada di ujung kiri dan Anak muda itupun pergih ke kanan tempat jaga yang di mejanya ada radio. Sedari tadi joker hanya tersenyum mendengarkan kata-kata kasar dari pak kumis. Reza menaikan volume radio sesaat setelah ia duduk di bangku tugasnya.

Satu jam setelah perbincangan tersebut Adzan magrib berkumandang, tanda Istirahat para penjaga lapas. Ketika reza berjalan menuju lift tiba-tiba ada yang memanggil ….

“Hei anak muda”

Sontak reza terdiam kaku saat di panggil.

“Kemarilah sebentar, sebelum kau istirahat .. “

“Glek” reza menelan ludah

Dan ternyata joker yang memanggil dirinya, sambil jalan perlahan Reza memberanikan diri mendekati sell J.

“Lihat (sambil menunjuk ke arah lubang kunci), pak kumis itu meninggalkan kucinya tergantung. Bukankah berbahaya?? Hihihi (tawa kecil joker)”

Reza kaget dengar ucapan joker.

“Apakah benar J telah bosan menjadi penjahat??” Dalam hati reza berbicara

“Hei anak muda, cepat ambil konci ini sebelum aku berubah pikiran hiahahaha”

“Krek” (diambilnya kunci itu)

Tiba-tiba…

Duarr !! Duarrr !!! Duarrrr !!!!

Suara bom terdengar kencang sampai ke level 3 dan menimbulkan getaran yang kuat. Akibat getaran itu reza terjatuh dan membungkuk di depan sell joker.

“Ada apa ini” ucap reza sambil melihat ke arah atas

“Hiahahah … hiahahaha”

Reza gemetar mendengar joker tertawa keras di hadapanya, ia hanya mampu melihatnya tak mampu berucap.

Tawa itu terhenti dan joker menunjukan senyumnya dan mengatakan ….

“Hanya satu yang bisa melakukan hal semacam ini. Apa yang kau butuhkan dariku, As” gumam Joker

Liftpun jatuh dari atas, teriakan penjaga yang menaikinya terdengar keras. waktu magrib adalah waktu pergantian penjaga, Reza makin takut karena hanya dirinya yang berada di level 3.

“Tuk tuk tuk tuk”

Suara langkah kaki terdengar keras dari arah tangga

“Ssssiiiaapppaaa disannnaa??” Teriak reza dengan rasa takut sambil mengeluarkan pistolnya dan mengarahkanya ke tangga

“Hmmmm….” joker melihat ke arah tangga

“Tuk tuk tuk tukk” lanjut suara kaki melangkah

Rezapun berdiri dan menghampiri tangga ..

“Jajjaangaann meelalanggggkah lalagi attau ku temmmbbak kau” reza gemetar

“Tuk” suara langkah terhenti

Seketika lampu semua mati ..

“Der ! Derr !! Derrr !!!” Reza menembakan pistolnya

“Jaanggaan mennndekat, jajanggan mendekaatttttt” sambil memejamkan mata reza terus menembak

“Klek klek klek” rezapun kehabisan peluru

Perlahan reza membuka matanya, ternyata lampu sudah menyalah.

“Bletak” digedignya reza hingga pingsan oleh seseorang dari belakang

“Cekrek” suara kokangan pistol yang di arahkan ke reza

“Turunkan pistolmu !” Teriak joker kepada orang besar yang memakai topeng itu

“Hmmmm” sambil melihat kearah joker

Orang itupun mendekat ke arah joker, seketika ….

“Gubrak” ditendangnya pintu sell joker oleh lelaki berbadan besar

“Tuanku sudah menunggumu”  membungkuk layaknya memberi hormat orang jepang

Joker mendekatkan dirinya ke orang besar itu. (bila di ukur sekilas joker hanya sepundaknya orang besar itu). J berbisik kepadanya yang membungkuk serta menepuk lehernya, setelahnya ia berjalan dengan santainya sambil terawa ke arah lift.

“Hiahahahahaha ..”

Beberapa menit kepergiahan joker, terdengar suara tembakan dari arah tangga ..

“Der ! Derr !! Derrr !!!”

Namun orang besar itu terus menunduk seakan menghiraukannya, suara tembakan itupun semakin keras terdengar.

“Dret! Drett !! Drettt!!! Dretttt!!!!”

“Cekrek” suara kehabisan peluru

Dan tiba tiba terdengar suara orang lari menghampiri orang besar itu yang datang dari arah tangga.

“Tuk tuk tuk tuk tuk ….. tuk” suara kaki

Suara kaki itu terhenti tepat disamping laki-laki besar itu dan …

“Dug” memukul punggul si orang besar

“Woi Mister8, dimana sell joker? Kita harus cepat atau kita akan di bunuh oleh bos”

Mr8 akhirnya berdiri tegak.

“Dddiiiiddddiiiaa ….” sambil mengepalkan tangan seperti ingin memukul

“Lu kenapa gemeteran gitu, ayo cepat cari J”

“Huaaahhhhhhhhhh” teriak Mr8

#Disisi lain joker yang menaiki lift telah sampai di lantai paling atas, tepatnya di atas level 1.

“Hiahahahaa, hiahahaha …” tawa joker terus menerus sambil berjalan keluar gedung

Di luar penjara sudah ditunggu 1 unit pesawat untuk membawa joker yang di kendarai oleh seseorang.

“Tuk tuk” suara langkah joker menaiki pesawat

“Bisakah kita berangkat sekarang James Terry, hihi”  joker tersenyum dan tertawa kecil

“Bagaimana dia bisa mengetahui nama asli gw? Di organisasi hanya bos yang mengetahui. Mr 1 samapai Mr 9pun tidak ada yang tau.” Mr. 10 berbicara dalam hati

“Oii pak terry, ayo cepat berangkat. Aku ingin tau bagaimana kabarnya boss mu hiahahahaha”

“Maaf tuan, kita tidak bisa meninggalkan Mr 8 dan Mr 9.”

“Lupakan mereka, penjara ini akan hancur. apakah kau ingin mati disini james terry. hiahahhaha”

#di dalam gedung level 3

“gilaaaaaaa (berteriak) Lu kenapa teriak si, kuping gw pengeng iniiii?”

Mr8 engap setelah berteriak kencang.

“Hmpp” Mr8 menarik nafas

“Apakah betul nama asli mu Molki Feir?”

Seketika Mr9 mengarahkan senjatanya ke Mr8.

“Dari mana lu tau? Jawab bangsat” Bentak Mr9

“Turunkan senjatamu ki, lagian kau kehabisan peluru kan tadi?”

Diturunkanlah AK – 47nya Mr9.

“Aku mengetahui namamu dari Joker …”

#fleshback saat Joker berbisik

“Selamat datang di ajal mu bil, hihihi. Kupikir One yang datang menjemputku, tapi ternyata orang sekelas mu lah yang dirunkan dalam misi ini, aku salut karena kau dan 2 rekan mu mampu membobol penjara terkuat ini. Jika kau yang diturunkan maka Molki Feir dan James Terry lah yang menemani. Oh iyaa hihihi, kau dan rekanmu akan mati disini akibat bom yang sudah ku tanam, hihihi. Melalui anak buah ku yang setia, kusuruh mereka berpura pura menjenguk napi lain ketika ku dipenjara nanti. lewat makanan yang sudah di berikan bubuk G10, mereka berhasil menanam bom di dalam perut napi lain tanpa dicurigai. Kau tau bukan bahwa bubuk G10 bersebrangan dengan cairan C10. Jika bahan tersebut disatukan akan mengakibatkan ledakan besar, dannn cairan itu sudah ku campurkan dengan pembius sel yang kusuntikan dilehermu, hihihi.”

Bil menggeram dan mencoba bergerak.

“Apaaaa kau mau tau Alasan ku melakukan ini??? Hihihi”

“Aku tidak butuh alasan bodoh mu Badut, seandainya saja ku dapat bergerak. Akan ku habisi kauu sekarang juga” geram bili dalam hati

“Baiklah baiklah, akan ku beritahu … Alasann kuuuuuu … Sekedar bermain saja, layaknya petasan saat tahun baru kn seru Hiahahahahahaha”

“Sialan” (sambil berusaha mengerakan badan)

#kembali waktu semula saat, Molki menanyakan *dari mana kau tau nama ku

“Bangsaaattttttttt” teriak Molki setelah mendengarkan cerita bili

Tiba tiba ….

“DUAAARRRRRRRRRRRRR”

Penjara itu meledak dengan dahsyatnya..

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Majalahinspirasi.net adalah hasil karya dari Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Inspirasi BSI. Sekaligus sebagai pusat informasi Mahasiswa BSI.

Jalan Kayu Jati V No. 2, Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Call: 08121947322
Email: info@majalahinspirasi.net