Majalah Inspirasi BSI

Karnaval Ormawa Bsi Kisruh

IMG-20170918-WA0009

Majalahinspirasi.net – Minggu, (17/9) Bina Sarana Informatika (BSI) menggelar Seminar motivasi dan Karnaval Organisai Mahasiswa (Ormawa) di Kampus Kaliabang. Even ini dibagi dua sesi, yaitu sesi merah dan sesi putih.

Sesi pertama yaitu dimana para Mahasiswa baru (Maba) yang menggunakan baju merah masuk ke dalam Auditorium melaksanakan Seminar Motivasi. Sedangkan Maba berbaju putih mengelilingi Hall E dan D untuk Karnaval Ormawa.

Pada saat Maba berbaju putih melaksanakan Karnaval, kemudian dengan serentak mereka memasuki Hall D untuk meminta tanda tangan dari masing masing Ormawa. Hal ini mengakibatkan suasana menjadi keruh dan berdesakan, bahkan ada beberapa Maba yang pingsan dan terinjak injak.

“saya desek desekan, karena minta tanda tangan dari setiap ormawa itu wajib, lalu itu merupakan syarat agar mendapatkan sertifikat dan dorprize.” Ujar salah satu Mahasiswa Baru yang ada di lokasi.

Tak hanya Mahasiswa Baru yang jatuh lemas keurangan oksigen karena berdesakan, beberapa stand milik Ormawa juga hancur akibat aksi saling dorong para Maba yang ingin mendapatkan tanda tangan Ormawa. Hal iniengakibatkan Senat Mahasiswa dari beberapa cabang sepakat untuk menghentikan proses meminta tanda tangan karena dianggap berbahaya bagi para Mahasiswa Baru.

Kebijakan meminta tanda tangan ini merupakan inisiatif Lembaga BSI. Karena berkaca dari pengalaman tahun lalu, banyak Maba yang tidak mengunjungi stand Ormawa. Kemudian, memastikan agar seluruh Maba mengunjungi stand Ormawa,
memberikan kesempatan kepada Ormawa untuk lebih dekat dengan Maba secara merata.

“Untuk usulan tahun depan, menurut saya  mewajibkan semua Maba meminta tanda tangan ke semua Ormawa dihapuskan,  cukup ke Ormawa masing – masing perdomisili Kampus Maba. Kemudian, tentang roundown acara dari pagi hingga petang itu juga perlu ditinjau kembali, karena tidak didukung secara fasilitas seperti makan siang dari pihak Kampus, sedangkan Mahasiswa tidak diperkenankan keluar Kampus. Walaupun ada beberapa stand kantin itu kurang cukup untuk jumlah Mahasiswa Baru yang ada.” Usul Novi Ketua Senat Mahasiswa BSI Cawang.

Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) BSI Nashrudin Baehaqi juga menyesal atas kejadian yang ada, tidak ada satu orangpun yang menginginkan hal seperti itu terjadi, kita juga sama manusia punya perasaan, itu semua terjadi diluar perkiraan.

(ZUL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Majalahinspirasi.net adalah hasil karya dari Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Inspirasi BSI. Sekaligus sebagai pusat informasi Mahasiswa BSI.

Jalan Kayu Jati V No. 2, Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Call: 08121947322
Email: info@majalahinspirasi.net