Majalah Inspirasi BSI

Naba Aji, Sandiaga & Tentang Keberpihakan

sandiaga-uno

Baru-baru ini salah satu calon wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno kerab mengunjungi kampus BSI, hanya berjarak beberapa bulan saja yaitu pada (18/09/2016) ketika itu acar bertajuk seminar motivasi, Sandiaga Uno memberikan pembekalan menggali potensi wirausaha kepada mahasiswa baru BSI. Menurutnya, ada empat kiat yang dapat membangun jiwa wirausaha. Yakni,  dengan mempertahankan prestasi akademis dan semangat belajar, pengembangan diri melalui soft skill, memperluas wawasan dan melek teknologi.

setelah itu 6 bulan kemudian Sandiaga Salahuddin Uno berksempatan kembali menyambangin kampus BSI, bahkan kali ini tidak tanggung-tanggung 3 kampus ia sambangi untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa BSI, tentunya hal ini sangat luar biasa. Sebab belum tentu setelah beliau menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru bisa kembali menyambangi mahasiswa BSI. Ada yang bilang karena beliau mau “nyalon” makanya mau ketemu dengan mahasiswa BSI. Tetapi mari sekilas kita tarik kebelakang aktvitas beliau. Sebagai penguasaha muda yang sukses Sandiaga ternyata sudah dikenal sebelum mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI kerab mengisi seminar motivasi khususnya dikalangan muda. Sebut saja kampus-kampus seperti Universitas Muhammadiyah Jakarta,Esa Unggul,LP3I dll. Kampus-kampus tersebut pernah dikunjungi Sandiaga untuk memberikan seminar motivasi tentang kewirausahaan jauh sebelum terjun didunia politik. (Sumber 1,Sumber 2,Sumber 3)

Sebagai salah satu pengusaha muda terkaya di Indonesia, ia merupakan seorang muslim sunni. Sandi mengelola Saratoga Investam Sedaya dengan visi untuk menjadi perusahaan investasi di Indonesia dan partner ideal untuk investor lokal dan asing yang berusaha untuk berpartisipasi dalam kedinamisan ekonomi di Indonesia. Ia juga merupakan milyarder pertama Indonesia yang lahir setelah era reformasi dan jatuhnya Suharto pada 1998. Sandiaga merupakan salah satu dermawan terkenal di Indonesia. Prinsipnya ialah: “ketika kita menjadi businessman, kita harus yakin bahwa harta kekayaan kita terdistribusikan secara merata.”
Sandiaga Uno juga aktif dalam beberapa organisasi. Ia tergabung dalam master bisnis internasional yang berspesialisasi di Asia, yang notabene merupakan negara-negara Muslim serta DIB negara-negara Islam (Asia).

Tentang Keberpihakan

“Tak akan menjadi miskin karena sedekah.
Tak akan menjadi bodoh karena berbagi ilmu.
Tak akan mati karena berpuasa.”

3 kata tersebut menjadi acuan para Direksi BSI. Mungkin anda perlu tahu Alumnus S1 IPB dan S2 Unpad Bidang Studi Hukum Bisnis itu sangat meyakini bahwa salah satu kunci sukses BSI hingga berkembang pesat seperti saat ini adalah sedekah. ‘Sebanyak 2,5 persen dari seluruh mahasiswa kami mendapatkan beasiswa full dari masuk sampai tamat kuliah. Jadi, kalau di sebuah kampus BSI ada 1.000 mahasiswa, maka 25 orang di antaranya kuliah gratis.  Selain itu, ada pula yang mendapatkan beasiswa 50 persen dari total biaya. Jumlah mereka ada sekitar lima persen. Pengalaman penulis, pernah mengajukan beasiswa 100% ke BSI untuk salah satu calon mahasiswa yang membutuhkan & alhamdulillah tana panjang lebar pihak BSI langsung memberikannya.

Siapa saja yang berhak memperoleh beasiswa tersebut? ‘Mereka yang secara ekonomi kekurangan, tapi mempunyai semangat belajar yang tinggi untuk maju. Terutama, para remaja di lingkungan kampus BSI tersebut berada, serta keluarga atau sanak famili dosen, bahkan office boy, satpam, maupun karyawan BSI lainnya. Jadi bukan hanya para sanak famili dosen, office boy,supir direksi yang belum mengenyam pendidikan perguruan tinggi dikualiahkan gratis di kampus ini.

Allah SWT dan Rasulullah SAW menegaskan bahwa sedekah itu akan berbuah kebaikan dan keberkahan yang amat besar. Dan BSI sudah membuktikannya, Bermula dari sebuah ruko di Depok, kini BSI telah memiliki kampus Besar mempunyai 55  kampus lokasi di seluruh Jawa dan Kalimantan. BSI memiliki enam akademi dan 16 jurusan. Jumlah mahasiswanya tidak kurang dari 80 ribu orang.

17626264_1504751146202430_4797433639452454086_n

Hal ini mungkin cukup mengagetkan, secara pribadi penulis baru melihat secara dzahir (nyata) bagaimana Naba Aji Notoseputro berfoto bersama Sandiaga Uno mengangkat salam 3 jari. Simbol & nomor urut pasangan calon Gubernur DKI Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Dalam wawancara beritasatu.com pada 2013 lalu artikel yang berjudul Berbuat untuk Bangsa ada salah satu pertanyaan, tentang siapa tokoh yang menjadi inspirasi Ir. Naba Aji? Beliau menjawab Sandiaga Uno. Bukan kebetulan tetapi ini tentang keberpihakan ada sebuah istilah “Akhlakmu, Tak Jauh dari Perilaku Temanmu” itu juga mungkin yang menyebabkan sosok Aji Naba mendukung Sandiaga.

Satu seorang pengusaha pendidikan yang dermawan memberikan beasiswa 100% kepadasiapa saja  yang membutuhkan, satu lagi pengusaha muda sukses yang selalu memberikan manfaat dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada siapapun tanpa terkecuali. Mari bergembira sebab kita masih punya banyak stok orang-orang baik di Indonesia, selain menjadi teladan yang perlu kita lakukan adalah mendukung perjuangan-perjuangan mereka agar tetap banyak memberikan manfaat yang jauh lebih besar, yang jauh lebih baik. Terakhir sebuah pertanyaan, dimanakah kita berpihak saat ini? Silahkan jawab dengan hati nurani. (MIN, Penulis adalah ketua LPM Inspirasi BSI 2012-2013)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Majalahinspirasi.net adalah hasil karya dari Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Inspirasi BSI. Sekaligus sebagai pusat informasi Mahasiswa BSI.

Jalan Kayu Jati V No. 2, Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Call: 08121947322
Email: info@majalahinspirasi.net